.jpeg)
Ketua LDK PDM Kota Blitar drh. Sri Widodo mengisi kajian PRA Sentul bersama santriwati MCC (Dokemntasi LDK PDM Kota Blitar/Div. Digital)
Blitar, 23 Agustus 2026, Pimpinan Ranting Aisyiyah (PRA) Sentul tidak memperingati Hari Ulang Tahun (HUT ) Kemerdekaan RI ke 81 seperti masyarakat pada umumnya, mengadakan lomba-lomba, jalan sehat, panggung gembira dan lain sebagainya, tetapi lebih memilih Dakwah yang mencerahkan dan menggembirakan. Mencerahkan dengan mengadakan Kajian PRA bertajuk "Memperkuat Kaderisasi dan Bermanfaat untuk Umat".Dakwah menggembirakan dengan mengundang anak putri Muhammadiyah Children (MCC) untuk mengikuti kajian dan makan telur dan mie ayam bersama. Acara ini dikemas dalam sebuah acara Kajian Untuk memperkuat kader PRA Sentul khususnya dan anak Panti Muhammadiyah. Hadir sebagai pemateri drh Sri Widodo, Ketua Lembaga Dakwah Komunitas (LDK) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Blitar yang menyampaikan materi kajian dengan tema" Tujuh Karakter Perempuan Berkemajuan".
Acara dilaksanakan pada hari Ahad, tanggal 10 Robiul Awal 1446 H bertepatan dengan tanggal 23 Agustus 2026 M. Dihadiri oleh pengurus dan anggota PRA Sentul dan anak putri MCC PDM Kota Blitar. Acara dilaksanakan pada pukul 16.00- selesai.
Menurut Ibu Diyah Kustiani sebagai inisiator acara ini menyatakan bahwa "Diadakan Kajian PRA Sentul ini dengan mengundang anak putri MCC / panti asuhan ini bertujuan untuk memberi pembekalan Pengurus dan anggota PRA Sentul serta anak Panti Muhammadiyah agar bisa jadi kader Aisyiyah yang kuat, mandiri dan berprestasi, tentu saja prestasi pelebaran sayap Aisyiyah dan dari ranting itu sendiri". selain melakukan kegiatan rutinan bulanan juga memberikan suasana baru seperti refresing , anak -anak bisa keluar Panti, dijemput menggunakan mobil bercekerama dengan temannya dan bersenang-senang, bisa silahturahmi berjumpa dengan pengurus PRA Sentul, serasa bertemu keluarganya sendiri.
Acara dimulai dengan "Basmalah" , dilanjutkan dengan membaca Al Qur'an bersama-sama yaitu QS. Al Fatihah, Al Ikhlas, Al Falaq , An Nas dan Dan Ayat Kursi, dilanjutkan dengan "makan telur bersama".
Sambutan dari Ketua PRA Sentul, Kepanjen Kidul, Kota Blitar, Ibu Titin Sugi Rahayu menyampaikan banyak terima kasih kepada ibu Diyah Kustiani sebagai tuan rumah, yang telah menyediakan tempat sarana dan prasarana demi terlaksananya kegiatan ini dan sangat senang pada Kajian saat ini bisa mengundang anak Panti Muhammadiyah. Ketua PRA Sentul menghibau kepada anak-anak, " Belajarlah dengan giat semasa masih ada kesempatan demi mencapai cita-citanmu".
Puncak acara penguatan kader Aisyiyah PRA Sentul hadir sebagai pembicara adalah drh. Sri Widodo, ketua LDK PDM Kota Blitar yang menyampaikan tema " Tujuh Karakter Perempuan perempuan Berkemajuan". Mengawali ceramahnya ketua LDK PDM Kota Blitar menyampaikan bahwa : "Sebagai kader Aisyiyah bisa menerapkan nilai-nilai risalah perempuan berkemajuan yang tercantum dalam pedoman Keluarga Sakinah berdasarkan Risalah Perempuan Berkemajuan yang dirumuskan Aisyiyah terdapat 7 karakter perempuan yang harus dimiliki oleh perempuan berkemajuan untuk berperan aktif dalam kehidupan keumatan kebangsaan dan kemanusiaan. Tujuh Karakter Perempuan Berkemajuan yaitu:
1. Imam dan taqwa: sebagai kader Aisyiyah harus memiliki keyakinan yang kuat kepada Allah SWT sebagai landasan dasar setiap tindakan . Yang penting harus bisa mengamalkan ciri taqwa menurut QS. Ali Imron (3) : 133-134 yang artinya " dan bersegeralah kamu mencari ampunan dari Tuhanmu dan mendapatkan surga yang luasnya seluas langit dan bumi, yang disediakan bagi orang-orang yang bertakwa yaitu orang-orang yang berinfak, baik dalam lapang maupun sempit dan orang-orang yang menahan amarahnya dan memaafkan kesalahan orang lain dan Allah mencintai orang-orang yang berbuat kebaikan", drh. Sri Widodo menegaskan "Jadilah kader Aisyiyah mau menginfakkan harta dalam keadaan lapang maupun sempit, bisa menahan amarahnya dan memaafkan orang lain",
2. Taat beribadah : sebagai kader Aisyiyah harus disiplin dan patuh dalam menjalankan perintah agama serta mendekatkan diri kepada Allah. Harus mengutamakan sholat dalam situasi dan kondisi apapun.
3. Akhlak karimah: kader Aisyiyah harus memiliki budi pekerti yang luhur, jujur , santun dan menjadi teladan di tengah masyarakat
4. Berpikir tadjid : harus bersikap dinamis, inovatif dan mampu melakukan pembaharuan, pemahaman keagamaan, serta sosial sesuai dengan jaman.
5. Bersikap wasatiyah: mengambil jalan Tengah adil dan tindak ekstrem dalam berbagai persoalan
6. Amaliah sholehah : sebagai kader Aisyiyah harus rajin beramal sholeh serta melakukan kerja-kerja kemanusiaan yang memberikan manfaat nyata bagi sesama.
7. Sikap inklusif : kader Aisyiyah harus terbuka, menghargai perbedaan, serta siap bekerja sama dengan berbagai pihak tanpa sekat.
Mengakhiri kajiannya Ketua LDK PDM Kota Blitar yang lebih dikenal Pak Widodo menegaskan bahwa: "Kader Aisyiyah harus mempunyai 7 karakter Perempuan Berkemajuan: Iman dan Bertakwa, Taat beribadah, akhlak kalimah, berpikir tadjid, bersikap wasatiyah, amalan Sholehah dan bersikap inklusif".*)
*) Disunting oleh Div. Dakwah Digital LDK PDM Kota Blitar
0 Komentar